Penggunaan Media Digital Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Narasi Siswa Kelas IV SD

Penulis

  • jasminawati jasminawati Penulis

Kata Kunci:

media digital interaktif;, digital storytelling;, pembelajaran Bahasa Indonesia, menulis narasi; sekolah dasar;, literasi digital, kelas IV

Abstrak

Artikel ini meninjau penggunaan media digital interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung peningkatan kemampuan menulis narasi siswa kelas IV sekolah dasar. Kajian dilakukan melalui narrative literature review terhadap penelitian empiris, meta-analisis, studi pengembangan, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan, terutama publikasi 2020–2026. Literatur dianalisis secara tematik dengan memfokuskan pada karakteristik media digital, mekanisme dukungan terhadap proses menulis, hasil belajar yang dilaporkan, serta kondisi implementasinya di sekolah dasar. Sintesis menunjukkan bahwa media digital interaktif—terutama digital storytelling yang memadukan teks, gambar, audio, video, dan aktivitas pengurutan cerita—berpotensi membantu siswa menghasilkan ide, mengorganisasikan alur, memperkaya kosakata, dan memperbaiki kualitas tulisan. Temuan meta-analisis juga menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran menulis berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kuantitas tulisan, meskipun besarnya efek dipengaruhi oleh jenis teknologi, genre tulisan, karakteristik peserta didik, dan desain pembelajaran. Dalam konteks kelas IV, media digital paling bermakna ketika digunakan sebagai scaffolding dalam tahapan pramenulis, penyusunan draf, revisi, dan publikasi, bukan sekadar sebagai alat penyaji materi. Kajian ini menegaskan bahwa kontribusi utama media digital terletak pada desain pedagogis yang menghubungkan multimodalitas dengan proses menulis. Implikasinya, guru perlu memilih media yang sederhana, interaktif, sesuai perkembangan siswa, dan terintegrasi dengan tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Terbitan

Bagian

Articles