PEMBERDAYAAN WARGA GREEN MULIA RESIDENCE SUKAMULYA MELALUI KEBUN ORGANIK TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN KETAHAN PANGAN KELUARGA
- Penulis
-
-
Yuniar Lestarini
Penulis
-
Indra Himayatul Asri
Penulis
-
Zohrani Zohrani
Penulis
-
Zalia Muspita
Penulis
-
Andi Sulastri
Penulis
-
Rohini Rohini
Penulis
-
- Kata Kunci:
- ketahanan pangan, kebun organik terintegrasi, urban farming, pemberdayaan Masyarakat, limbah organik
- Abstrak
-
Green Mulia Residence Sukamulya merupakan kawasan perumahan subsidi di Kabupaten Lombok Timur dengan keterbatasan lahan pekarangan dan rendahnya akses pangan bergizi di tingkat rumah tangga. Sebagian besar warga belum memanfaatkan pekarangan secara produktif, sementara volume limbah organik rumah tangga cukup tinggi namun belum diolah. Kondisi ini menyebabkan ketergantungan pada sistem pangan luar dan rendahnya frekuensi konsumsi sayur dan buah keluarga.Program Pemberdayaan Warga Green Mulia Residence Sukamulya melalui Kebun Organik Terintegrasi bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan dengan teknik urban farming dan pengolahan limbah organik. Metode yang digunakan meliputi pelatihan interaktif, pendampingan intensif, dan penguatan kelembagaan melalui pembentukan Kelompok Wanita Tani Perkotaan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan 25 ibu rumah tangga.Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terbangunnya 25 unit Kebun Organik Terintegrasi yang produktif, peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta minimal 25%, peningkatan frekuensi konsumsi sayur dan buah keluarga minimal 30%, serta pengurangan volume limbah organik rumah tangga minimal 20%.. Dengan pendekatan partisipatif dan integrasi antara produksi pangan, pengelolaan limbah, serta edukasi gizi, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga yang berkelanjutan
- Unduhan
-
Data unduhan tidak tersedia.
- Referensi
-
Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30.
Badan Pangan Nasional. (2023). Kebijakan Diversifikasi Pangan untuk Ketahanan Pangan Nasional. Jakarta: Badan Pangan Nasional.
Badan Pangan Nasional. 2022. Pedoman Umum Gerakan Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Jakarta: Badan Pangan Nasional.
FAO. (2017). The State of Food Security and Nutrition in the World. Rome: Food and Agriculture Organization.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Pedoman Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Jakarta: Kementerian Pertanian RI.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2021. Petunjuk Teknis Pekarangan Pangan Lestari. Jakarta: Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.
Kurniasih, D. (2018). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(2), 45–53.
Roidah, I. S. (2014). Pemanfaatan Lahan dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO, 1(2), 43–50.
Sari, R.P. & Wijaya, H. 2020. “Penerapan Teknik Vertikultur untuk Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Sempit di Perkotaan”. Jurnal Hortikultura Indonesia, 11(2), 89–96.
Suryani, A. S. (2014). Peran Bank Sampah dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah Perkotaan. Jurnal Aspirasi, 5(1), 71–84.
- Unduhan
- Diterbitkan
- 2026-06-30
- Terbitan
- Vol 2 No 1 (2026): Juni ( In Presh)
- Bagian
- Artikel









